Regionalisme Di Kawasan Asia Tengah

In: Social Issues

Submitted By gustaf
Words 2484
Pages 10
Asia Tengah adalah kawasan yang terdiri dari lima negara, yaitu Tajikistan, Turkmenistan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Kazakhstan. Kelima negara ini adalah negara pecahan dari Uni Soviet. Setelah Perang Dingin berakhir, kelima negara ini kemudian memisahkan dirinya dari Uni Soviet dan menyatakan kemerdekaannya masing-masing di tahun 1991. Masing-masing negara di Asia Tengah memiliki karakteristik geografis yang berbeda-beda. Tajikistan, Kirgistan, dan Uzbekistan termasuk ke dalam kategori landlocked countries, sedangkan Turkmenistan dan Kazakhstan berbatasan langsung dengan Laut Kaspia. Perbedaan karakteristik geografis ini berdampak pada perbedaan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing negara, dimana Turkmenistan dan Kazakhstan yang berbatasan langsung dengan Laut Kaspia memiliki akses minyak bumi dan gas alam yang terdapat disitu. Sedangkan Uzbekistan meskipun tidak berbatasan secara langsung dengan kawasan tersebut, tapi negara ini memiliki gas alam dalam jumlah yang cukup besar. Terlepas dari perbedaan-perbedaan tersebut, kawasan ini juga mempunyai beberapa kesamaan, diantaranya bentuk pemerintahannya yang sama-sama republik dengan pemerintah yang bersifat otoriter, serta pola perdagangannya yang sama-sama tidak menjadikan negara-negara di kawasan tersebut sebagai major trading partners.
Regionalisme merupakan fenomena umum yang terdapat di dunia pada beberapa waktu terakhir. Tidak ada wilayah di dunia yang tidak memiliki kerjasama regional, perbedaannya hanya terletak pada tahapan perkembangannya. Salah satu contoh kerjasama regional yang seringkali dijadikan role-model dan memang telah mencapai tahap perkembangan yang terjauh adalah Uni Eropa. Tidak ketinggalan kawasan lain pun mempunyai kerjasama regionalnya masing-masing, seperti kawasan Amerika yang tergabung dalam Organization of American States (OAS) dan kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam…...

Similar Documents

Artikel Culture and the Question of Rights Membincangkan Mengenai Hak Harta Di Asia Tenggara

...* Artikel Culture and the Question of Rights membincangkan mengenai hak harta di asia tenggara. Ianya tertumpu kepada masyarakat pribumi yang berjuang untuk mempunyai budaya, hak-hak mereka, dan undang-undang yang dihormati dan diterima oleh kerajaan * Dalam siri artikel, Charles Zerner dokumen bagaimana penduduk tempatan mencabar " discovery doctrine " yang tidak menghormati undang-undang adat mereka * Masyarakat pribumi menggunakan lagu, tarian, puisi, dan mimpi dalam memberitahu tentang budaya, hak-hak mereka dan undang undang * Manakala barat menggunakan suatu surat ikatan untuk menyampaikan hak-hak yang sama * Artikel etnografi mendedahkan kita kepada ketidakadilan terhadap orang asli di atas nama pembangunan, kemajuan, tamadun dan manakala pada masa yang sama menyediakan maklumat mengenai undang-undang harta adat. * Pada tahun 1930, seorang etnografer British dan kurator muzium HD Noone menerbitkan peta kawasan tadahan Perak / Kelantan * Ianya merupakn tempat kediaman dan perlindungan untuk beberapa kaum Orang Asli termasuk masyarakat Temiars. * Dengan peta ini tempat kediaman mereka memasuki rekod penjajah. * Tetapi lama sebelum ini, rantau ini telah dipetakan dalam bentuk lagu oleh Temiar pemburu-pengumpul dan horticulturalists. * Pengetahuan masyarakat Temiars diterjemahkan menggunakan medium lagu: perubatan, peribadi, sosial, sejarah, geografi. * Dalam artikel yang ditulis oleh Marina Roseman, “Singers of the Landscape:......

Words: 330 - Pages: 2

Migrasi Di Malaysia

...menentang fenomena ini. Hampir seluruh negara di Asian kini menerima dan menghantar pekerja asing terutamanya jurang kuasa tenaga pekerja dalam pekerjaan-pekerjaan tertentu. Malah pengekspotan pekerja telah menjadi sumber pendapatan yang penting bagi negara-negara miskin. Kemerosotan ekonomi di Asia Timur pada tahun 1997 dan 1998 serta pergolakan ekonomi yang berlaku sekali pada 2002 telah menumpukan focus kepada pekerja-pekerja asing di rantau Asia. Misalnya pada tahun 1998, Malaysia dianggarkan menjadi destinasi bagi 1.8 juta pekerja asing dengan kebanyakannya datang dari Indonesia, Bangladesh dan Filipina. Walaubagaimanapun telah menjadi dasar kerajaan untuk member peluang pekerjaan kepada pekerja-pekerja tempatan dan mengambil segala usaha untuk mendapatkannya sebelum membenarkan pekerja asing diambil kerana pengambilan pekerja asing bukanlah faktor utama dalam meningkatkan produktiviti negara. Namun dalam ledakan kea rah pemulihan ekonomi Negara, keperluan pekerja asing tidak dapat dinafikan. Justeru itu, dasar semasa pengambilan pekerja asing disesuaikan dengan keperluan yang mendesak yang sukar diceburi oleh rakyat tempatan. Sektor yang dibenarkan untuk diceburi oleh pekerja-pekerja asing antaranya ialah sektor perkilangan, perladangan pembinaan, perkhidmatan (restoran, pencucian atau pembersihan, pengendalian kargo, rumah kebajikan, kedai dobi) dan sebagainya. SEJARAH MIGRASI DI MALAYSIA Migrasi telah lama berlaku di Malaysia dan british adalah satu watak......

Words: 3045 - Pages: 13

Pertemuan Rutin Di Luar Kelas Sebagai Penawar Kegalauan Siswa Baru Program Bipa

...Pertemuan Rutin di Luar Kelas Sebagai Penawar Kegalauan Siswa Baru Program BIPA Vidi Sukmayadi Balai Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia Vidi_owen@yahoo.com Saripati Bagi siswa BIPA yang datang dan belajar di Indonesia untuk pertama kalinya, gegar budaya, rasa frustasi dan kegalauan hati adalah hal yang wajar sebagai suatu proses transisi. Para siswa harus menghadapi tak hanya tantangan akademis, namun juga tantangan untuk beradaptasi terhadap lingkungan yang benar-benar baru. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengadakan pertemuan khusus secara rutin yang mampu mengakomodasi rasa galau siswa yang diakibatkan oleh berbagai hal bersifat non-akademis selama berada di Indonesia. Selain itu pertemuan tersebut juga harus menyoroti perkembangan dan proses belajar mengajar yang tengah berlangsung. Berkaitan dengan hal tersebut, penulis melakukan studi kasus pada siswa-siswa BIPA yang baru pertama kali datang ke Indonesia dan belum memiliki keterampilan berbahasa Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui opini para siswa BIPA mengenai dampak pertemuan rutin tersebut terhadap kemajuan belajar mereka. Tujuan berikutnya adalah untuk melihat kemajuan akademis siswa BIPA pascapertemuan tersebut yang didasari dari opini siswa dan nilai akademis pada tengah dan akhir semester. Hasil studi ini menunjukkan bahwa para siswa merasa bahwa pertemuan rutin tersebut bermanfaat bagi proses belajar, pengalaman bahasa, dan adaptasi budaya mereka. Kata kunci: siswa......

Words: 3023 - Pages: 13

Perkembangan Mobile Broadband Di Negara Maju vs Negara Berkembang

...Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang March 25 2013 Oleh: Rismania.V/840129 Tulisan ini memaparkan perbandingan perkembangan teknologi broadband, khususnya mobile broadband di Negara-negara maju dan Negara-negara berkembang serta dampak positif kehadiran teknologi tersebut di berbagai aspek sosial ekonomi. Perkembangan Mobile Broadband di Negara Maju Vs Negara Berkembang 2013 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi internet berkembang dari narrowband menuju broadband, dari kilobit menjadi gigabit. Semula internet hanya menghubungkan antara manusia satu dengan manusia yang lain, namun sekarang berkat internet broadband kita dapat terkoneksi dengan benda-benda, misalnya cctv di rumah melalui speedy access monitor. Dunia jaringan saat ini telah berubah, tidak hanya darisegi kecepatannya saja, tetapi juga ukuran, skala, dan lingkupnya (Broadband Commission; 2012 : 6). Internet broadband harus dapat diakses oleh semua kalangan. Untuk itu pada tahun 2010 International Telecommunication Union (ITU) bersama-sama dengan PBB membentuk satu komisi khusus yaitu Broadband Commission sebagai upaya realisasi akses broadband dan akses konektivitas di seluruh penjuru dunia. Dan diharapkan pada tahun 2015 inklusi digital tersebut telah tercapai (Broadband Commission; 2012 : 12). Internet berkecepatan tinggi via telepon seluler merupakan salah satu cara yang paling memungkinkan untuk mencapai hal tersebut mengingat 15% dari total...

Words: 2646 - Pages: 11

Asia

...eliminating waste found in Toyota’s Japanese, North American and European facilities. What other risk factors are present with the management of a regionally constructed and globally linked production structure? First, all production does not have to rely on components sourced, which is expensive. Second, operating in emerging economies can also bring associated risks, particularly with regard to disruption of the supply chain. Moreover, Toyota’s in East Asia has emerged from the necessity of dealing with the complex nature of the regional division of labor and of a need for better coordination of supply chains and parts complementation under AFTA. 3. Given Toyota’s close coordination of the value chain, in particular its relations with component suppliers, and commitment to localization, is this a model that other automakers can emulate? I think other automakers can draw on this successful case. There are many developing countries can be component suppliers of the world, especially in South America, Africa and South Asia. Once the company gets suppliers, it can promote their cars not only in its own country but also in the other places of the world. The whole world gets closer than before, and more and more people speak the same language- English. Committing to localization is not tough nowadays....

Words: 367 - Pages: 2

Laporan Latihan Industri Di Mahkamah

...UUUK 4005 LATIHAN AMALI SEMESTER 2 SESI 2011/2012 LAPORAN LATIHAN AMALI Disediakan Oleh : Siti Nurhakimah Binti Mohd Wadzir A130153 Disediakan Untuk: Dr. Mahmud Zuhdi Bin Mohd Nor Tarikh Hantar : 14 September 2012 LAPORAN LATIHAN INDUSTRI DI MAHKAMAH SESYEN DAN MAJISTRET BANDAR BARU BANGI Oleh: Siti Nurhakimah Binti Mohd Wadzir (A130153) BAHAGIAN 1: PENGENALAN Mahkamah Sesyen dan Majistret Bandar Baru Bangi merupakan salah satu mahkamah yang beroperasi di Malaysia bagi mendengar dan menyelesaikan pertikaian kes-kes jenayah dan sivil sejak tahun 2002. Mahkamah Sesyen dan Majistret Bandar Baru Bangi ini diketuai oleh Tuan Zulhelmy B. Hasan sebagai Hakim, diikuti oleh Tuan Bonny Bin Empoh sebagai Pendaftar dan dua orang Jurubahasa iaitu Puan Ruhaidiah Bt Ahmad dan Puan Punitha A/P Subramaniam. Mereka dibantu oleh tiga bahagian di mahkamah iaitu Bahagian Pentadbiran dan Kewangan, Kaunter Pembayaran dan juga Pendaftaran dan Bailif. Di Bahagian Pentadbiran dan Kewangan, bahagian ini diwakili oleh Puan Nolisa Bt Mustafa, Encik Mohd Yusuff B Jamaluddin, Encik Mohd Firdaus B hussin, Encik Puhanesh A/L Subramaian dan Encik Ismail b Rahman (Bilik Fail). Kaunter Pembayaran pula diwakili oleh Encik Mohd Nor Azman B Zakaria. Bagi Pendaftaran dan Bailif pula, bahagian ini diwakili oleh Puan Siti Khawa Bt Kamarudin, Puan Sofia Zirmawaty Bt Mohd Amin, Encik Mohd Razali B Fauzi @ Mohd Zain dan Puan Noor Afzan Zuliana Bt Zulkufly. Namun begitu, sejak bulan......

Words: 2183 - Pages: 9

Masalah Perpaduan Di Malaysia

...PENDAHULUAN Negara kita Malaysia terkenal di mata dunia sebagai sebuah negara yang sedang pesat membangun. Kejayaannya bukan sekadar menangani isu-isu tempatan, bahkan ia turut terlibat dalam menangani permasalahan yang menimpa dan dialami oleh masyarakat antarabangsa. Malaysia turut dikenali sebagai sebuah Negara Islam yang unik. Penduduknya berbilang bangsa dan kaum serta mempunyai kepercayaan dan pegangan agama yang berbeza. Majoriti terbesar warganya terdiri dari kaum Melayu beragama Islam. Bumi Malaysia adalah tanah asal tempat tumpah darah mereka. Dahulu, negara ini dikenali sebagai Tanah Melayu. Tanah Melayu mendapat kemerdekaan pada tahun 1957. Pada tahun 1966, namanya ditukar kepada ”Malaysia”. Beberapa jenis flora dan fauna di bumi subur beriklim tropika ini sukar ditemui di tempat lain. Hasil komoditinya menjadi idaman banyak pihak. Malaysia terkenal sebagai negara pengeluar bahan-bahan mentah yang bernilai tinggi. Kedudukannya juga sangat strategik dalam lingkaran laluan dagangan antarabangsa. Walaupun rakyatnya berbilang etnik dan bangsa, tetapi mereka dapat hidup rukun dan damai, tidak seperti penduduk di negara-negara lain yang tidak sunyi dengan perbalahan, pertikaian dan permusuhan sedangkan mereka terdiri dari bangsa, keturunan dan kepercayaan yang sama. Kehidupan rakyat negara ini pernah diuji. Keharmonian hidup mereka tidak bertahan lama kerana dicemburui banyak pihak. Beberapa kawasannya telah diserang dan dijajah oleh pelbagai kuasa seperti Portugis,...

Words: 3058 - Pages: 13

Blah Di Blah Di Blah

...compete with regional competitors in international market to earn foreign exchange for the country. On imposition of 16% FED on banking and insurance services such advance taxes would play havoc with the growth of the industry in already existing adverse circumstances and needed to be withdrawn immediately. The government should not withdraw sales tax and withholding tax exemption on machinery and parts, as it would add cost besides liquidity problem for the industry.   Introduction:- The Pakistan textile industry contributes more than 60 percent to the country’s total exports. The sum of total export is around9.6 billion US dollars. The industry of textile contributes approximately 46 percent to the total output produced in the country. In Asia, Pakistan is the 8th largest exporter of textile products. The contribution of this industry to the total GDP is 8.5 percent. Moreover, it provides employment to 38 percent of the work force in the country. However, the textile industry currently faces massive challenges. The All Pakistan Textile Mills Association (APTMA) needs to enhance the quality of its products. However, APTMA argues other factors such as high interest rates and cost of inputs, on conducive government policies, and non-guaranteed energy supplies hinder their competitiveness. . History of Pakistan Textile Industry Increase in the cotton production and expansion of textile industry has been impressive in Pakistan since 1947. Cotton – bales increase from 1.1......

Words: 7160 - Pages: 29

Kaum Di Sabah

...Pengenalan Sabah yang dikenali dengan nama Negeri Di Bawah Bayu merupakan sebuah negeri yang unik dan terkenal dengan kepelbagaian kebudayaan suku kaumnya. Terdapat kira-kira 2.5 juta penduduk Sabah merangkumi lebih daripada 30 suku kaum dan kira-kira 80 dialek bahasa. Penduduknya terdiri daripada kaum Kadazan, Dusun, Bajau, Murut, Kelabit atau Rungus dan lain-lain. Ciri-ciri kebudayaan negeri Sabah amat unik kerana kepelbagaian suku kaum di sini. Suku kaum Rungus merupakan penduduk terbesar di kawasan utara Sabah. Suku kaum Rungus adalah penduduk asli kepulauan Borneo sejak berabad-abad lamanya. Suku Rungus juga dikenali sebagai Momogun, Dayak Dusun, Dayak Laut, Momogun Rungus, Melobong Rungus, Momogun Laut atau Dusun Laut. Rungus merupakan nama nenek moyang mereka yang di kenali sebagai Aki Rungsud. Aki Rungsud adalah tokoh bangsa Momogun Rungus yang telah membuka Teluk Bandau sebagai Pusat Perdagangan Sistem Barter pada zaman lampau. Suku kaum Momogun Rungus sebenarnya bukanlah merupakan satu suku tetapi ia merupakan satu bangsa yang lebih besar. Ini berikutan berdasarkan kesamaan dari segi bahasa, seni arkitektur, kepercayaan, pandangan alam serta segi etnologinya Momogun Rungus di dapati mempunyai persamaan dengan rumpun Dayak Kalimantan, Dayak Sarawak dan Kadazan Dusun di Sabah. Tidak hairanlah Momogun Rungus ini sering kali juga di kenali sebagai Dayak Laut atau Dayak Dusun. Sarawak yang terkenal dengan nama jolokannya Negeri Bumi Kenyalang mempunyai rakyat yang......

Words: 2576 - Pages: 11

Tukar Peruncitan Di Sarawak

...Program TUKAR: Satu Suntikan Baru Peruncitan Koperasi di Sarawak (Frank Me-ol) Perniagaan pemborongan dan peruncitan merupakan salah satu perniagaan yang cukup matang dan sinonim apabila dikaitkan dengan sektor koperasi di Malaysia khasnya di Sarawak. Menurut Jamilah Din et.al.(2008) sebanyak 24.5 peratus ataupun 52 buah koperasi luar bandar di Sarawak yang dimiliki oleh bumiputra menjalankan perniagaan peruncitan yang di jalankan dalam skala kecil dan sederhana. Maklumat terkini daripada Suruhanjaya Koperasi Malaysia (SKM) sehingga penghujung tahun 2014 menunjukkan terdapat 69 buah koperasi di Sarawak terlibat di dalam bidang peruncitan manakala 11 buah koperasi terlibat di dalam bidang pemborongan. Jumlah penglibatan koperasi yang kian meningkat menunjukkan wujudnya potensi di dalam bidang tersebut yang perlu di rebut oleh koperator sebagai salah satu peluang dalam meningkatkan sosio ekonomi anggotanya. Walaubagaimanapun, arus globalisasi serta perubahan dalam tabiat atau tingkah laku pembeli, sikap dan corak pembelian selain penyusunan semula industri peruncitan telah memberikan impak yang besar kepada peniaga kecil-kecilan terutamanya kepada koperasi. Pertumbuhan kompleks membeli-belah dan pasaraya antarabangsa yang tertumpu di kawasan bandar-bandar besar memberikan persaingan yang hebat kepada sektor peruncitan koperasi. Menurut Azlah et. al. (2005), pertumbuhan pasaraya besar dan kompleks membeli-belah telah meningkat sementara peratusan kedai runcit......

Words: 470 - Pages: 2

Pengangguran Di Indonesia

...BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengangguran diidentifikasikan sebagai ketidakmampuan angkatan kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Pengangguran terjadi di seluruh negara di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pengangguran yang tinggi pada negara berkembang, seperti Indonesia, menjadi masalah yang sulit untuk dipecahkan.Sebuah negara tidak akan bisa lepas dari berbagai macam permasalahan yang berhubungan dengan warga negaranya. Terlebih lagi pada negara yang memiliki jumlah penduduk yang tinggi, seperti Indonesia. Masalah ketenagakerjaan, pengangguran, kenaikan harga atau yang disebut dengan inflasi, begitu juga kemisikinaan di Indonesia sudah merupakan masalah pokok bagi bangsa ini dan membutuhkan solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak menghambat langkah Negara Indonesia untuk menjadi negara yang lebih maju. Pemerintah sudah melakukan berbagai macam cara unuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pengangguran di Indonesia sendiri dikarenakan di Indonesia masih banyak orang bermalas-malasan, dan berharap uang datang dengan sendirinya. Beberapa ada yag mempuyai niat untuk bekerja tetapi tidak memiliki kemampuan. Sedangkan sebaliknya ada juga orang yang memiliki kemampuan tetapi tidak mau menggunakan kemampuannya itu untuk bekerja. Pengangguran terjadi karena lebih banyaknya jumlah angkatan kerja dibandingkan lapangan pekerjaan. Fenomena pengangguran juga berkaitan erat dengan......

Words: 2947 - Pages: 12

Asia

...Porter Five Forces of Air Asia Porter’s Five Forces Threat of new Entrants Threat of new entry is moderate, because it requires high capital to support and government barrier is high such as the air service agreement can build barriers to those new entrants. The degree of barriers to entry depends on the strength of:- • Customers have a little bit of brand loyalty. If customers of AirAsia do not have brand loyalty, then the threat of new entrants will be very high. But the higher numbers of competitors in the industry also will decrease AirAsia’s customer loyalty. Due to most of the travelers prefer low cost. New competitors which want to come in the industry need to spend a little to compete with AirAsia. • Higher Capital Requirement The airline industry needs large volume of start-up capital. The cost of setting up of offices, buying or leasing air craft, hiring pilots and others staffs like air stewardess and etc incur a high start-up cost. So that, the threat if AirAsia is low. • Offered different product AirAsia offer different product to compare with other competitors in Asia, for example, Bangkok Airways, Tiger Airways, and Air Philippines. • Government Legislation Air Asia very difficult gets a new route from government because Malaysian Airlines System (MAS) has been protected by Malaysia government on the route to Sydney and Seoul Incheon. Therefore, it will affect the time line set by AirAsia and the most important is also influence their profit.......

Words: 335 - Pages: 2

Mea (Masyarakat Ekonomi Asia)

...BAB I PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) atau Pasar Bebas Asia merupakan kawasan yang akan dibentuk oleh Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara. Bertujuan untuk meminimalisasi adanya hambatan-hambatan dalam melakukan perdagangan lintas kawasan. Memungkinkan satu negara dapat menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara lain di kawasan Asia Tenggara yang tentunya akan membuat kompetisi antar negara semakin ketat. Oleh karena itu, keberadaan MEA menjadi sebuah langkah awal bagi Indonesia untuk mengembangkan kualitas perdagangan khusunya di kawasan Asia Tenggara. MEA memiliki dua sisi bagi Indonesia. Yang pertama, MEA menjadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan kualitas dan kuantitas sumber daya yang dimiliki Indonesia. Yang kedua, dapat menjadi bumerang bagi Indonesia apabila tidak memanfaatkannya dengan baik. Berkurangnya hambatan perdagangan akan berdampak pada meningkatnya kuantitas ekspor dan impor yang akhirnya akan meningkatkan Gross Domestic Product bagi Indonesia. Dengan adanya perdagangan bebas, Indonesia dapat meningkatkan ekspor. Kegiatan ekspor impor dapat menumbuhkan hubungan harmonis antarbangsa. Ekspor menjadi perhatian dalam memacu pertumbuhan ekonomi seiring dengan berubahnya strategi pada industri impor ke industri ekspor. Akan tetapi harus tetap waspada akan resiko kompetisi yang muncul dengan banyaknya barang impor yang masuk dan mengancam industri lokal dalam bersaing dengan produk luar negeri...

Words: 2944 - Pages: 12

Cintaku Di Klia!

...Cintaku Di KLIA! Oleh : Liya Zafrina “Mira, akak dah on the way ni.” “On the way kat airport lagi kan?” Selamba adik aku mengutuk dalam diam. Aku tersengih. “Yup. Sorry... terlupa nak ambik flight yang lagi awal.” Sengaja aku bagi alasan lapuk. Memang tu jelah alasan aku setiap kali adik aku si Mira ni bertempik suruh jumpa dia dekat Sabah tu. “Eleh... eleh. Tak payah nak tipu Mira la... Dah kenal sangat perangai akak. Nanti dah sampai, inform Mira. I’ll pick you up.” “Okay. Akak letak phone dulu. Nak boarding dah ni.” Aku baru je nak tekan butang off bila Mira tiba-tiba menjerit. “Apa dia?” Tanya aku sambil memasukkan komik yang aku baru beli dalam beg sandang hitam kesayanganku. “Akak masih pakai beg sandang warna hitam kesayangan akak tu, baju kemeja warna merah yang akak pakai setiap kali nak naik flight dengan tudung bawal hitam bunga putih comel-comel tu ke? And not to forget, sandal?” Aku membelek tubuh sendiri. Adik aku memang sangat-sangat mengenali kakaknya ni. Memang apa yang dia cakap tu betul. Adakah aku patut berbangga atau bersedih sekarang ni? Nampak sangat apa yang aku pakai ni klise. Klise sebab aku malas nak fikir pasal baju apa yang aku kena pakai. Malas nak buat pembaharuan. Ahh..alasan semata-mata! “Yes.” “Bab beg tu Mira tak kisah sangat tapi baju tu? Memang kena pakai ke setiap kali nak naik flight?” Adik aku bertanya dengan suara yang agak menyindir. Aku menarik nafas. “Adikku sayang... memang dah trademark akak kena pakai baju ni......

Words: 6954 - Pages: 28

Penanganan Dan Pengadaan Bahan Baku Sebagai Salah Satu Faktor Yang Mempengaruhi Usaha (Studi Kasus Di Pt Sido Muncul)

...terhadap kinerja dan laba perusahaan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi keberlangsungan usaha di masa depan. Pada umumnya, biaya bahan baku mencakup 60-70% dari total biaya yang dikeluarkan oleh suatu industri. Penghematan dari sisi pengadaan maupun penanganan bahan baku tentunya akan memberikan arti penting bagi suatu industri sehingga mampu meningkatkan daya saingnya di tengah kompetesi global yang semakin lama semakin ketat. Dalam makalah ini, kami menguraikan tentang pengadaan dan penanganan material dari PT Sido Muncul yang merupakan industri pembuat jamu tradisional yang terbesar di Indonesia. Trend kehidupan masyarakat yang semakin hari semakin mengarah pada penggunaan bahan-bahan alami yang tidak merusak tubuh maupun lingkungan (Back To Nature atau kembali ke alam) telah mendorong total permintaan pada produk-produk berbahan alami, termasuk dalam hal ini adalah penggunaan obat-obatan herbal dan jamu. Untuk Indonesia, yang sudah dikenal sebagai Mega Bio-Diversity, Mega Centre keanekaragaman hayati terbesar di dunia, dimana terdapat lebih dari 300.000 jenis tumbuhan, dimana lebih dari 7000 tumbuhan tersebut berkhasiat obat (90 % spesies tumbuhan di kawasan Asia ) mendorong PT Sido Muncul untuk terus menerus memantapkan diri sebagai produsen jamu dan obat herbal dan senantiasa melakukan perbaikan kualitas produk serta efisiensi untuk menjamin mutu dan keberlangsungan usaha di masa depan. 1.2. Tujuan 1. Menguraikan arti penting material (bahan baku) dalam suatu......

Words: 360 - Pages: 2

Wooden Backgammon Set Folding Travel Board Game Dice Cup 30 Wooden Pieces | Welcome 2 Karachi (2015) HDRip Full Hindi Movie Watch Online Watch Welcome 2 Karachi (2015) HDRip Full Hindi Movie & Download Free. Hindi Movie Welcome 2 Karachi (2015) HDRip Full Cast and Crew Details. Film Name :- Welcome 2 Karachi (2015) HDRip Film Directed By :- Ashish R. Mohan Film Written by -- Kushal Ved Bakshi, Vrajesh Hirjee Starring of the Film :- Arshad Warsi, Lauren Gottlieb, Jacky Bhagnani Genres -: Adventure, Comedy, Crime, Thriller, War Origin ... | slovacchia4